Ini Dia Faktor-faktor Penyebab Karies Gigi

Pada awalnya proses terjadinya karies gigi dimulai dengan adanya plak di permukaan gigi.

Sukrosa (gula) dari sisa makanan dan bakteri kemudian berproses menempel pada waktu tertentu. Dari hal itu akan berubah menjadi asam laktat yang akan menurunkan pH mulut menjadi kritis yang akan menyebabkan demineralisasi email berlanjut menjadi karies gigi (Suryawati, 2010).

Ini Dia Faktor-faktor Penyebab Karies Gigi
Faktor Penyebab Karies Gigi

Ternyata ada beberapa faktor penyebab terjadinya karies gigi. Menurut Yuwono (2003) faktor yang memungkinkan terjadinya karies yaitu sebagai berikut:

Baca Juga : Ssttt … Jangan Salah Kaprah Soal Perbedaan Plak dan Tartar – FDC Dental Clinic

A. Umur 

Terdapat  tiga fase umur yang dilihat dari sudut gigi geligi yaitu:

  1. Periode gigi campuran. Nah disini molar 1 paling sering terkena karies.
  2. Periode pubertas (remaja). Biasanya berumur antara 14 tahunsampai 20 tahun pada masa pubertas terjadi perubahan hormonal yang dapat menimbulkan pembengkakan gusi sehingga kebersihan mulut menjadi kurang terjaga. Hal ini yang menyebabkan presentase karies lebih tinggi.
  3. Umur antara 40-50 tahun. Pada umur ini sudah terjadi retraksi atau menurunya gusi dan papil sehingga sisa – sisa makanan lebih sukar dibersihkan
Ini Dia Faktor-faktor Penyebab Karies Gigi
Perubahan Hormonal

B. Kerentanan permukaan gigi

  1. Morfologi gigi. Daerah gigi ini ternyata yang mudah terjadi plak dan sangat mungkin terjadi karies.

2. ingkungan gigi. Lingkungan gigi meliputi jumlah dan isi saliva (ludah), derajat kekentalan dan kemampuan buffer yang berpengaruh terjadinya karies, ludah melindungi jaringan dalam rongga mulut dengan cara pelumuran elemen gigi yang mengurangi keausan okulasi yang disebabkan karena pengunyahan.

Pengaruh buffer sehingga naik turun PH dapat ditekan dan diklasifikasikan elemen gigi dihambat, Agrogasi bakteri yang merintangi kolonisasi mikroorganisme, aktivitas anti bakterial ataupun pembersihan mekanis yang dapat mengurangi akumulasi plak.

C. Air ludah

Pengaruh air ludah terhadap gigi sudah lama diketahui terutama dalam mempengaruhi kekerasan email. Air ludah ini dikeluarkan oleh kelenjar paritis, kelenjar sublingualis dan kelenjar submandibularis.

Pada malam hari pengeluaran air ludah lebih sedikit, secara mekanis air ludah ini berfungsi membasahi rongga mulut dan makanan yang dikunyah. Sifat enzimatis air ludah ini ikut di dalam pengunyahan untuk memecahkan unsur – unsur makanan.

Hubungan air ludah dengan karies gigi telah diketahui bahwa pasien dengan sekresi air ludah yang sedikit atau tidak ada sama sekali memiliki presentase karies gigi yang semakin meninggi misalnya oleh karena therapi radiasi kanker ganas,  xerostomia , klien dalam waktu singkat akan mempunyai  presentase karies yang tinggi.

Sering juga ditemukan pasien-pasien balita berumur 2 tahun dengan kerusakan atau karies seluruh giginya dan aplasia  kelenjar proritas (Yuwono, 2003).

Baca Juga : Yuk Cegah Karies Gigi dengan Fluor yang Tepat – Drg. Dinar Sencoria

D. Bakteri 

Menurut Yuwono (2003) tiga jenis bakteri yang sering menyebabkan karies yaitu:

  1. Bakteri kokus gram positifini adalah penyebab utama karies dan jumlahnya terbanyak di dalam mulut, salah satu spesiesnya yaitu  streptococusmutan terutama terdapat populasi yang banyak mengkonsumsi sukrosa.
  2. Semua spesies aktinomises memfermentasikan glukosa, terutama membentuk asam laktat, asetat, suksinat, dan asam format. Actynomycesvisocus  dan actynomises naesundil mampu membentuk karies akar, fisur dan merusak periodontonium.
  3. Populasinya mempengaruhi kebiasaan makan, tempat yang paling disukai adalahlesi dentin yang dalam.  Lactobasillus hanya dianggap faktor pembantu proses karies.
Ini Dia Faktor-faktor Penyebab Karies Gigi
Bakteri kokus gram positifini adalah penyebab utama karies

E. Plak

Plak ini trerbentuk dari campuran antara bahan-bahan air ludah seperti mucin, sisa-sisa sel jaringanmulut, leukosit, limposit dengan sisa makanan serta bakteri. Plak ini mula-mula terbentuk, agar cair yang lama kelamaan menjadi kelat dan berkembang tempat bertumbuhnya bakteri.

F. Frekuensi makan makanan yang menyebabkankaries (makanan kariogenik)  

Frekuensi makan dan minum tidak hanya menimbulkan erosi, tetapi juga kerusakan gigi atau karies gigi. Konsumsi makanan manis pada waktu senggang jam makan akan lebih berbahaya daripada saat waktu makan

Nah itu penjelasan tentang faktor-faktor yang menyebabkan karang gigi. Ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.

Sumber Referensi:

  • Ebook journal Suryawati,2010
  • Ebook Journal Yuwono, 2003
  • Gambar:via Google Images, 2018

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *