Penyebab dan Cara Mengatasi Kerusakan Gigi Pada Anak

Kerusakan gigi pada anak sering disebabkan oleh banyaknya gula yang dikonsumsi.

Anak-anak suka sekali makan makanan manis seperti permen, gulali, dan makanan manis lainnya. Makanan yang mengandung kandungan gula adalah sumber utama dari penyebab gigi berlubang. Anak-anak harus diajarkan bagaimana cara merawat gigi supaya tidak rusak.

Hal terpenting untuk orang tua adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Mereka wajib mengajari anak-anak  bagaimana cara merawat gigi sejak dini.

Gigi pertama pada anak akan tumbuh pada usia 4 sampai 6 bulan, mulai dari sini lah orang tua wajib merawat gigi anak. Rutin ke dokter gigi juga merupakan hal yang wajib dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Mengapa? Dengan orang tua mengajak anak rutin ke dokter gigi, setidaknya bisa mencegah kerusakan gigi pada anak.

Lalu bagaimana cara mengatasi gigi anak yang rusak? Gigi pertama yang tumbuh pada anak atau sering disebut gigi susu akan copot dan digantikan dengan gigi permanen. Walaupun begitu, kamu juga harus wajib merawat gigi susu tersebut.

Sebelum tau cara mengatasi kerusakan gigi, ada baiknya kita ketahui dulu apa penyebab yang membuat gigi anak rusak.

Penyebab Gigi Rusak

Penyebab dan Cara Mengatasi Kerusakan Gigi Pada Anak
Makanan Penyebab Gigi Rusak

Jarang Menyikat Gigi

Menyikat gigi mungkin bukanlah hal yang menyenangkan untuk anak, namun kalau sejak dini anak tidak diajari sikat gigi, maka akan menyebabkan gigi rusak nantinya.

Ajaklah anak untuk menyikat gigi dengan cara yang menyenangkan, seperti membeli peralatan membersihkan gigi.

Ajaklah mereka untuk memilih peralatan untuk membersihkan gigi sesuai keinginannya. Para orang tua hanya perlu membantu mereka memilih sikat, pasta gigi, dan peralatan lain. Ini bertujuan agar anak nantinya lebih senang untuk menyikat gigi, karena sudah memiliki peralatan yang mereka senangi.

Pemakaian Botol Susu

Mungkin mereka akan sangat susah jika disuruh untuk meninggalkan botol susunya. Jika anak minum susu menggunakan botol susu sampai tertidur, sementara susu belum habis, ini akan menyebab kandungan gula yang ada pada susu mengendap. Jika sudah mengendap makan akan timbul yang namanya gigi berlubang.

Gigi susu pada anak memiliki lapisan enamel gigi yang tipis,. Oleh karena itu, banyaknya kandungan gula pada gigi akan berubah menjadi kandungan asam yang bisa mengikis enamel gigi, dan berpotensi membuat gigi berlubang.

Kebiasaan Makan

Anak-anak pasti suka dengan makanan yang manis, karena makanan manis akan menyebabkan gigi berlubang. Maka dari itu sangat penting menjaga kebersihan gigi anak. Menggosok gigi secara teratur minimal 2 kali sehari dapat membantu menjaga kebersihan gigi anak.

Kekurangan Fluoride

Fluoride merupakan mineral alami yang terkandung dalam pasta gigi. Fluoride berfungsi untuk mencegah gigi berlubang. Penggunaan fluoride pada anak juga tidak boleh berlebihan.

Setelah berusia 3 tahun baru boleh menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride juga bisa mengatasi kerusakan awal pada gigi anak dan dewasa. Patut diingat penggunaan fluoride pada anak harus dengan takaran yang sedikit.

Kurang Minum

Kurang minum akan menyebabkan kurangnya mineral dalam tubuh. Kekurangan mineral dapat menyebabkan produksi air liur terbatas. Ini akan menyebabkan kadar asam dalam mulut meningkat dan bisa membuat gigi rusak. Air liur sangat membantu melawan kadar asam dalam mulut kamu.

Itu tadi penyebab kerusakan gigi pada anak. Sebagai orang tua tentunya wajib menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Lalu bagaimana mengatasi gigi yang telah rusak? Apakah bisa kembali seperti semula? Atau harus dicabut ke dokter gigi? Yuk cari tau jawabannya!

Baca juga: Hal penting sebelum periksa gigi

Mengatasi Kerusakan Gigi Pada Anak

Penyebab dan Cara Mengatasi Kerusakan Gigi Pada Anak
Rutin Periksa Gigi Pada Anak

Kerusakan gigi pada anak merupakan hal yang biasa. Ini merupakan akibat dari anak yang suka jajan sembarangan dan juga malas menggosok gigi.

Jika kerusakan belum terlalu parah, gigi yang rusak tersebut bisa diatasi dengan mudah. Namun jika sudah parah, kerusakan gigi yang paling sering dikeluhkan adalah gigi berlubang.

Apabila lubang pada gigi mulai membesar, harus segera dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Nantinya dokter lah yang akan mengatasinya semua. Dokter juga yang akan memberikan tindakan apakah harus dicabut atau masih bisa ditambal.

Gigi berlubang pada anak bisa diketahui sejak awal, jika terdapat titik hitam pada gigi maka bisa dipastikan akan menyebabkan gigi berlubang pada anak. Hal ini jika tidak dicegah sejak awal maka akan menyebabkan gigi berlubang semakin parah.

Apabila tanda gigi berlubang muncul, hal utama yang harus orang tua akukan adalah menyikat gigi dengan pasta gigi mengandung fluoride. Ingatkan anak supaya tidak menelan pasti gigi, walaupun pasta gigi tersebut ada rasa buah dan semacamnya.

Rutin periksa gigi setiap 6 bulan sekali merupakan hal wajib untuk mencegah gigi rusak. Jangan sampai menunggu sang buah hati mengeluhkan sakit pada gigi, baru orang tua mengajak anak datang ke dokter gigi.

Gigi yang mulai terasa sakit mengindikasikan bahwa kerusakan yang diderita mulai masuk tahap lanjut. Jika itu terjadi, tindakan yang akan dilakukan dokter adalah mencabutnya. Bila gigi masih bisa dipertahankan, maka gigi masih bisa ditambal.

Semua ini dilakukan sesuai dengan kondisi gigi anak pada saat dokter memeriksanya. Dokterl ah yang mengetahui kondisi gigi setelah melewati pemeriksaan lebih lanjut.

Nah, ada baiknya kamu juga menjaga kesehatan gigi sejak dini ya FDCiers! 

Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekaliKlinik gigi, ya FDC. Klik disini untuk info lebih lanjut. Kepoin Instagramnya juga untuk info promo lainnya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *