Pengaruh Membersihkan Lidah Terhadap Bau Mulut

Kesehatan mulut tidak hanya sebatas memiliki gigi yang sehat saja melainkan bebas dari seluruh penyakit mulut termasuk kondisi di rongga mulut seperti halitosis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.

Halitosis adalah suatu istilah umum yang digunakan untuk menerangkan adanya bau atau odor sewaktu terhembus udara tanpa melihat substansi odor berasal dari oral ataupun dari non oral (Herawati 2003).

Penyakit halitosis sering disebabkan oleh terbentuknya Volatile Sulfur Compound (VSC) yaitu hasil produksi dari aktifitas bakteri anaerob di dalam mulut yang menghasilkan senyawa berupa sulfur yang mudah menguap dan berbau tidak enak (Djaya 2000, Rosenberg 1997).

Pengaruh Membersihkan Lidah Terhadap Bau Mulut
Membersihkan Bagian Lidah

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat halitosis yaitu dengan menyikat gigi, flossing  menggunakan dental floss, mengunyah permen karet, dan penggunaan obat kumur baik sintetis maupun herbal yang biasanya membantu menyegarkan nafas (Ramadhan 2010).

Selain itu, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghilangkan halitosis yaitu dengan pemeliharaan kebersihan mulut dengan cara menggosok lidah terutama lidah dengan lapisan keputihan yang tebal, fissure yang dalam, setiap kali setelah makan.

Cara ini dapat menyebabkan penurunan senyawa yang mengandung S sebanyak 70-80% dalam waktu 60 menit (Dayan dkk. 1982 cit Ruslijanto 2003).

Baca Juga : Kenali Lapisan Putih di Permukaan Lidahmu – Drg. Rizki Kartika

Tindakan pembersihan lidah dapat mengurangi halitosis. Selain itu juga kebiasaan membersihkan lidah secara sempurna dan dilakukan secara rutin merupakan bagian dari prosedur perawatan kesehatan mulut sehari-hari di rumah dan efektif serta terbutki dapat mengurangi halitosis. Penyikatan gigi disertai pembersihan lidah banyak mengurangi kadar Volatile Sulfur Compounds (VSC).

Tongue Scraper

Salah satunya adalah tongue scraper. Tongue scraper merupakan salah satu jenis pembersih lidah yang telah dirancang khusus untuk membersihkan lidah.

Tongue scraper dirancang sesuai bentuk anatomi lidah, dan dioptimalkan untuk mengangkat lapisan plak, serta lebih efektif membersihkan permukaan lidah.

Instrumen untuk membersihkan lidah terdiri dari potongan plastik atau metal seperti tali yang digenggam dengan satu tangan dan menggores secara berseberangan pada permukaan lidah, pisau plastik seperti alat pencukur atau penggaruk untuk menggores permukaan lidah atau sikat kecil, hingga alat berbentuk bundar dengan sebuah pegangan untuk menggaruk permukaan lidah.

Selain menggunakan tongue scraper, permukaan lidah dapat  juga dibersihkan dengan menggunakan sikat gigi.  Tidak semua masyarakat membersihkan lidah dengan menggunakan tongue scraper, sebagian orang menggunakan sikat gigi mereka untuk membersihkan lidah mereka (Yunita 2013).

Berikut adalah cara penggunaan tongue scraper dan sikat gigi untuk menyikat lidah.

A. Cara Penggunaan Tongue Scraper (Casemiro dkk. 2008):

  1. Sikatlah gigi sebelum membersihkan lidah. Pastikan juga menyikat di bagian belakang gigi untuk mengurangi akumulasi bakteri.
  2. Arahkan spoon dari tongue scraper menjangkau bagian paling posterior dari lidah.
  3. Gunakan bentuk tongue scraper sesuai ukuran dari mulut anda.
  4. Gunakan tongue scraper timbal balik, scraper berlekuk atau menggunakan pegangan untuk membersihkan lidah. Menjangkau sejauh mungkin dalam mulut dan pembersih dari belakang ke depan dengan tekanan ringan.
  5. Bilas tongue scraper dan pastikan mencuci bersih semua bakteri dan saliva yang terakumulasi pada tongue scraper.
  6. Gunakan tekanan yang ringan ketika menggunakan tongue scraper, jangan menekan terlalu keras karena dapat mengiritasi lidah.
Pengaruh Membersihkan Lidah Terhadap Bau Mulut

Tongue Scraper

B. Cara Penggunaan Sikat Gigi untuk Membersihkan Lidah (Diana 2012):

  1. Sikatlah gigi sebelum membersihkan lidah.
  2. Pilih sikat gigi yang berbulu halus
  3. Gosok lidah dengan gerakan melingkar. Gosok hingga bagian pangkal lidah namun upayakan jangan sampai tersedak. Permukaan lidah di gosok dengan lembut.
  4. Berkumur untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang masih tertinggal.

Bersihkan sikat gigi untuk menghilangkan kotoran yang masih tertinggal

Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.

Baca Juga: Yuk Cari Tau Tips Untuk Memilih Sikat Gigi yang Baik – Drg. Anugerah Pekerti

Sumber Rreferensi : 

  • Angelina, 2009, Perbandingan Jumlah Koloni Streptococcus Pada Lidah  Sebelum Dan Sesudah  Dibersihkan Dengan Sikat Gigi dan Tongue Scraper, Skripsi, Universitas Hassanudin.  
  • Casemiro, et al., 2008, Effectiveness of New Toothbrush Design Versus a Conventional Tongue Scraper in Improving Breath Odor and Reducing Tongue Microbiota. J Appl Oral Sci. [internet] 2008; 16 (4). Available from   http://www.scielo.br/scielo.php?pid=S16787757200800040000& script=sci_arttext.html. [05 Mei 2013]
  • Dayan, D., Begleiter, A., dan Buchner, A., 1982, Halitosis dan Fetor Oris. Quintessence Int. 8; 903-5.
  • Diana, D., 2012, Menjaga Kesegaran Mulut,  http://blog.ibnuchaldun.ac.id /2012/10/menjaga-kesegaran-mulut.html [05 Mei 2013]
  • Djaya, A., 2000, Halitosis: Nafas Tak Sedap, Dental Lintas Mediatama, Jakarta.
  • Guyton, A.C., 1995, Fisiologi Manusia Dan Mekanisme Penyakit, 3rd ed. Jakarta: EGC.
  • Herawati, D., 2003, Mengenali Halitosis Patologis Berdasarkan Lokasi Asal untuk Keberhasilan Perawatan Mal-odor Oral. Majalah Ceramah Ilmiah FKG UGM Yogyakarta:
  • Mustaqimah, D.N., 2003, Bakteri yang Berkaitan dengan Halitosis. Jakarta: Jurnal Dentofasial, l suppl l: 82.
  • Newman, M.G., Takei, H.H., Carranza, F.A., 2002, Clinical periodontology. 9th ed. Philadelphia: W.B Saunders Company.
  • Ramadhan, A.G., 2010, Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut, Bukune, Jakarta.
  • Ravel, Daniel, 1-last update, Pediatric Dental Health [Homepage of dentalresource.com], [Online]. Available from: http://dentalresource.org/topic48halitosis.htm  [20 Mei 2013]
  • Yaegaki, K., Coil, Kamemizu, T., Miyazaki, H., 2002, Tongue Brushing and Mouth Rinsing as Basic Treatment Measures for Halitosis. Int Dent Journal, pp. 52, 192-5.
  • Yunita, D., 2013, Jangan Anak Tirikan Menyikat Lidah, file:///D:/Document/ New%20folder/BAHAN%20SKRIPSI/dian%20tongue%20scraper.html [08 Mei 2013]


Posted

in

, ,

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *