Inilah Penyebab Karies Gigi dan Cara Mengatasinya!

Pada zaman sekarang ini permasalah soal gigi tidak jauh-jauh dari karang gigi atau lebih dikenal dengan karies gigi.

Biasanya karies muncul karena penumpukan plak yang ada di belakang mulut. Di mana plak tersebut tidak terjangkau oleh sikat gigi. Biasanya perawatan yang dilakukan adalah dengan scaling.

Inilah Penyebab Karies Gigi dan Cara Mengatasinya!
Scaling Untuk Pembersihan Karang Gigi

Istilah scaling sudah tidak asing lagi ditengah masyarakat era modern sekarang ini. Di mana masyarakat sudah semakin peduli dengan kesehatan gigi dan mulut, scaling menjadi pilihan perawatan gigi yang rutin dilakukan.

Namun sering muncul pertanyaan durasi scaling yang ideal berapa bulan sekali. Sebelum  membahas hal tersebut, mari membahas sedikit apa itu scaling.

Scaling merupakan perawatan gigi untuk membersikan karang gigi dengan menggunakan alat khusus yang disebut scaler dan dilakukan oleh dokter gigi.

Tidak hanya membersihkan karang gigi namun membersikan semua kotoran berupa plak, sisa makanan dan stain. Maka dari itu sangatlah penting untuk melakukan scaling secara rutin, karena dengan melakukan perawatan scaling maka kebersihan dan kesehatan gigi akan tetap terjaga.

Terlebih lagi dokter gigi juga akan menginfokan secara mendetail mengenai keadaan gigi, seperti apakah ada gigi yang berlubang, apakah tambalan lama masih dalam kondisi baik, apakah keadaan gusi sehat dan lain-lain.

Inilah Penyebab Karies Gigi dan Cara Mengatasinya!
Inilah Penyebab Karies Gigi dan Cara Mengatasinya!
Setelah Scaling

Baca Juga: Mau Gigi Balita Tetap Sehat? Yuk Intip Tips Jitu untuk Merawatnya!! – Drg. Marsha Rindu

Diakhir perawatan scaling, dokter akan mengedukasi ulang cara menyikat gigi dan mengingatkan agar dilakukan  scaling 6 bulan berikutnya, namun ada beberapa kondisi pada orang tertentu yang membuat perawatannya  lebih baik dilakukan 3 bulan sekali, yaitu :

1. Perokok berat

Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi lebih kuning dan terjadi penumpukan tar di permukaan gigi sehingga timbul bercak-bercak hitam yang disebut stain. Selain itu keadaan mulut akan cenderung kering karena paparan asap rokok yang panas mengakibatkan produksi air liur berkurang. Hal itu menyebabkan karang gigi sangat mudah terbentuk.

2. Oral higyne buruk

Pasien yang sulit membangun kebiasaan sikat gigi 2 kali sehari, akan sangat cepat terbentuknya karang gigi.

3. Kebiasaan buruk mengunyah satu sisi

Pasien yang memiliki kebiasan mengunyah hanya di salah satu sisi rahang akan sangat cepat terbentuk karang gigi di bagian sisi gigi yang jarang dipakai mengunyah, karena dengan mengunyah makanan terutama makanan berserat akan memberikan efek self cleansing pada gigi, sehingga gigi yang tidak dipakai untuk mengunyah akan kehilangan efek tersebut.

Ada baiknya agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga lakukan perawatan scaling 6 bulan sekali dan bagi yang beresiko tinggi dapat melakukan perawatan scaling gigi 3 bulan sekali.

Informasi Konsultasi & Reservasi :
☎ 021-8660 1509 (08.00 – 17.00)
.
? WhatsApp :

Baca Juga:

Inilah Masalah yang Sering Terjadi pada Gusi – Drg. Intan Kumaladewi  

Sumber Referensi :

  • Andina Rizkia Putri Kusuma ;Jurnal Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Rongga Mulut ; Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung
  • Tim Rumah Sakit Airlangga; Artikel ; 2013;Gigi sehat tanpa karang gigi
  • Damela Putri Inan Kusumanigrum; 2011;Jurnal penelitian ; FAKTOR RISIKO TERJADINYA KALKULUS (KARANG GIGI)SUPRAGINGIVAL DAN SUBGINGIVAL ; Banyumas

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *